Kelompok bersenjata mengatakan mereka menguasai pusat penambangan tanah jarang di Myanmar

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah kelompok bersenjata yang melawan militer yang berkuasa di Myanmar mengatakan bahwa mereka telah mengambil kendali atas pusat pertambangan yang merupakan pemasok utama oksida tanah jarang ke Tiongkok, yang kemungkinan akan mengganggu pengiriman unsur-unsur yang digunakan dalam energi ramah lingkungan dan teknologi lainnya.

Penambangan tanah jarang di Myanmar terkonsentrasi di negara bagian Kachin di sekitar kota Panwa dan Chipwe, berdekatan dengan provinsi Yunnan di Tiongkok barat daya.

Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA) menguasai Panwa pada 19 Oktober, kata juru bicara Kolonel Naw Bu kepada Reuters pada hari Selasa. Mereka sebelumnya telah menangkap Chipwe, menurut media lokal Myanmar. Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen status kedua kota tersebut.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

KIA fokus pada pengelolaan kota Panwa dan saat ini tidak memiliki rencana terkait logam tanah jarang atau masalah ekonomi lainnya, kata Naw Bu.

Dia tidak menjawab ketika ditanya apakah KIA terbuka untuk bekerja sama dengan China di bidang tanah jarang.

Sebelumnya, area penambangan logam tanah jarang di negara bagian Kachin berada di bawah kendali kelompok milisi NDA-K, yang bersekutu dengan pemerintah junta Myanmar dan menyambut baik pembayaran dari perusahaan Tiongkok yang ingin mendirikan pertambangan.

Tahun lalu, Myanmar memasok Tiongkok dengan sekitar 50.000 metrik ton oksida tanah jarang (REO) dari lempung adsorpsi ion (IAC), melampaui kuota penambangan IAC dalam negeri Tiongkok sebesar 19.000 ton dan menjadikannya eksportir REO berat terbesar di dunia, menurut broker Ord Minnett.

“Pengendalian pemberontak atas lokasi pertambangan ini berpotensi mengganggu pengiriman konsentrat logam tanah jarang ke Tiongkok, yang telah menurun selama empat bulan berturut-turut karena musim hujan dan tantangan lainnya,” kata firma riset Adamas Intelligence dalam sebuah catatan pada hari Senin.

Tiongkok adalah konsumen dan importir bijih dan senyawa tanah jarang terbesar di dunia, yang digunakan untuk memproduksi bahan tanah jarang dan magnet, yang merupakan industri yang didominasi oleh Tiongkok.

Bulan lalu, Tiongkok menghentikan impor logam tanah jarang dari Myanmar dan menangguhkan ekspor amonium sulfat yang digunakan untuk melepaskan logam tanah jarang di sana karena konflik, kata analis Ord Minnett, Matthew Hope.

“Saya memperkirakan KIA berencana untuk melanjutkan bisnis REO asalkan Tiongkok siap menerima ekspor dan memasok teknisi dan amonium sulfat. Namun saya rasa KIA akan mengharapkan pembayaran sebelum membiarkan perusahaan tersebut melakukannya,” kata Hope.

“Setelah konflik berlalu, kami memperkirakan kesepakatan keuangan dengan para penambang Tiongkok akan dinegosiasi ulang, sehingga kemungkinan akan menunda dimulainya kembali penambangan hingga awal tahun 2025,” katanya, seraya menambahkan bahwa harga REO yang digunakan dalam magnet kemungkinan akan meningkat seiring dengan semakin ketatnya pasokan.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Hanmi Semiconductor Memperkenalkan Program Kredit Pertama di Industri untuk Pembeli Peralatan Chip
BBC World Service – Podcast Berita Global, Penghormatan diberikan kepada korban tewas dan terluka setelah kebakaran di resor Swiss
01Synth: Level Berikutnya | Indie Korea
Laporan: Masjid Al-Aqsa Diserbu 27 Kali dalam Sebulan, Adzan Dilarang 51 Kali di Masjid Ibrahimi
Newcastle United Women FC pindah ke Stadion Gateshead
Komisaris
LAMINE YAMAL DAN OUSMANE DEMBELE: Ballon d'Or Rival bertemu di Spanyol v France
Irlandia Utara: 'Mentalitas menang' dari klub dapat membantu tim nasional – trai hume

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:46 WIB

Hanmi Semiconductor Memperkenalkan Program Kredit Pertama di Industri untuk Pembeli Peralatan Chip

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:44 WIB

BBC World Service – Podcast Berita Global, Penghormatan diberikan kepada korban tewas dan terluka setelah kebakaran di resor Swiss

Kamis, 11 September 2025 - 12:57 WIB

01Synth: Level Berikutnya | Indie Korea

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:09 WIB

Laporan: Masjid Al-Aqsa Diserbu 27 Kali dalam Sebulan, Adzan Dilarang 51 Kali di Masjid Ibrahimi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:22 WIB

Newcastle United Women FC pindah ke Stadion Gateshead

Berita Terbaru

Advertorial

6 Keunggulan Samsung A37 di Kelas Menengah, Cek Sebelum Beli

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:01 WIB

Headline

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB