'Kamu lihat kami terbakar, kamu diam saja': Penderitaan keluarga atas ibu dan anak laki-lakinya dibakar sampai mati di tenda Gaza

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan: Bagian ini berisi deskripsi grafis tentang kematian dan cedera

Tidak ada hati nurani. Tidak ada kemanusiaan. Yang ada hanyalah pemimpin yang hanya menonton dan tidak bertindak.

ADVERTISEMENT

banner

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inilah yang diyakini Ahmed al-Dalou, ketika gambaran tentang keluarganya yang membara terulang kembali di benaknya. Dia bilang hidupnya hilang. Ia meninggal dalam kobaran api kompleks al-Aqsa bersama putra dan istrinya pada dini hari Senin 14 Oktober.

Di depannya tergeletak sebuah kain kafan yang melilit tubuh Abdulrahman, 12 tahun, putra bungsunya.

Anak tersebut menderita kesakitan selama empat hari setelah kebakaran yang dipicu oleh serangan Israel. Sehari sebelum dia meninggal, Ahmed melihatnya di rumah sakit dan dia bisa memberi tahu ayahnya: “Jangan khawatir, saya baik-baik saja ayah… Saya baik-baik saja. Jangan takut.”

Ahmed setengah berbicara, setengah menangis, ketika dia berbicara tentang apa yang telah diambil darinya.

“Tiga kali saya mencoba menariknya (Abdulrahman) keluar dari api, namun tubuhnya terjatuh kembali ke dalam api.”

Kakak laki-lakinya, Sha'aban, 19, dan ibunya, Alaa, 37, keduanya tewas pada malam kebakaran tersebut.

Sya'aban menjadi simbol baru penderitaan mengerikan di Gaza. Gambar dirinya yang menggeliat kesakitan saat ia terbakar hingga tewas di tenda keluarga dibagikan ke seluruh dunia melalui media sosial.

Ada luka bakar di seluruh wajah dan tangan Ahmed. Nada suaranya tinggi, suaranya tajam. Tentang pilot anonim yang mengirim rudal tersebut, dan para pemimpin yang memberinya perintah, Ahmed berkata: “Mereka menghancurkan hati saya, dan mereka menghancurkan semangat saya… Saya berharap api itu membakar saya.”

Pemogokan terjadi sekitar pukul 01:15 waktu setempat pada Senin lalu (23:15 WIB pada hari Minggu).

Militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan pusat “komando dan kendali” Hamas di kompleks rumah sakit al-Aqsa di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah.

Hamas membantah beroperasi di rumah sakit.

RakyatPos.ID Network

Berita Terkait

Hanmi Semiconductor Memperkenalkan Program Kredit Pertama di Industri untuk Pembeli Peralatan Chip
BBC World Service – Podcast Berita Global, Penghormatan diberikan kepada korban tewas dan terluka setelah kebakaran di resor Swiss
01Synth: Level Berikutnya | Indie Korea
Laporan: Masjid Al-Aqsa Diserbu 27 Kali dalam Sebulan, Adzan Dilarang 51 Kali di Masjid Ibrahimi
Newcastle United Women FC pindah ke Stadion Gateshead
Komisaris
LAMINE YAMAL DAN OUSMANE DEMBELE: Ballon d'Or Rival bertemu di Spanyol v France
Irlandia Utara: 'Mentalitas menang' dari klub dapat membantu tim nasional – trai hume

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:46 WIB

Hanmi Semiconductor Memperkenalkan Program Kredit Pertama di Industri untuk Pembeli Peralatan Chip

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:44 WIB

BBC World Service – Podcast Berita Global, Penghormatan diberikan kepada korban tewas dan terluka setelah kebakaran di resor Swiss

Kamis, 11 September 2025 - 12:57 WIB

01Synth: Level Berikutnya | Indie Korea

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:09 WIB

Laporan: Masjid Al-Aqsa Diserbu 27 Kali dalam Sebulan, Adzan Dilarang 51 Kali di Masjid Ibrahimi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 20:22 WIB

Newcastle United Women FC pindah ke Stadion Gateshead

Berita Terbaru

Advertorial

6 Keunggulan Samsung A37 di Kelas Menengah, Cek Sebelum Beli

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:01 WIB

Headline

Clint Capela ‘terkejut’ dengan jab Deandre Ayton

Senin, 27 Apr 2026 - 11:57 WIB